Mazmur 121; Yesaya 51:4-8; Lukas 7:1-10
Selamat hari Sabtu.
Tuhan adalah sumber pertolongan bagi umat-Nya (Mzm. 121). Oleh karena itulah Tuhan mengingatkan kepada bangsa-bangsa tentang kasih-Nya kepada umat Israel. Supaya bangsa-bangsa juga mendengar berita keselamatan yang tak berkesudahan. Yesaya 51:5-6 (TB) Dalam sekejap mata keselamatan yang dari pada-Ku akan dekat, kelepasan yang Kuberikan akan tiba, dan dengan tangan kekuasaan-Ku Aku akan memerintah bangsa-bangsa; kepada-Kulah pulau-pulau menanti-nanti, perbuatan tangan-Ku mereka harapkan. Arahkanlah matamu ke langit dan lihatlah ke bumi di bawah; sebab langit lenyap seperti asap, bumi memburuk seperti pakaian yang sudah usang dan penduduknya akan mati seperti nyamuk; tetapi kelepasan yang Kuberikan akan tetap untuk selama-lamanya, dan keselamatan yang dari pada-Ku tidak akan berakhir. Tuhan mengasihi umat milik kepunyaan-Nya. Dia tak pernah meninggalkan buatan tangan-Nya.
Berita keselamatan yang didengar oleh seorang perwira di Kapernaum, menjadikan dia percaya kepada Tuhan Yesus. Lukas 7:6-8 (TB) Lalu Yesus pergi bersama-sama dengan mereka. Ketika Ia tidak jauh lagi dari rumah perwira itu, perwira itu menyuruh sahabat-sahabatnya untuk mengatakan kepada-Nya: "Tuan, janganlah bersusah-susah, sebab aku tidak layak menerima Tuan di dalam rumahku; sebab itu aku juga menganggap diriku tidak layak untuk datang kepada-Mu. Tetapi katakan saja sepatah kata, maka hambaku itu akan sembuh. Sebab aku sendiri seorang bawahan, dan di bawahku ada pula prajurit. Jika aku berkata kepada salah seorang prajurit itu: Pergi!, maka ia pergi, dan kepada seorang lagi: Datang!, maka ia datang, ataupun kepada hambaku: Kerjakanlah ini!, maka ia mengerjakannya."Tuhan Yesus melihat iman orang itu, dan menyembuhkan hambanya (Luk. 7:9-10).
Iman tidak mengenal bangsa. Siapa saja yang percaya kepada Tuhan maka merekalah orang yang beriman kepada-Nya.
Doa:
Keluarga membangun pondasi iman bagi setiap anggota keluarganya.

![[Logo MITRA]](/img/logomitra.png)
